Home Terbaru Merekam upaya keluarga korban ‘gagal ginjal akut’ mencari keadilan, BBC News Indonesia...

Merekam upaya keluarga korban ‘gagal ginjal akut’ mencari keadilan, BBC News Indonesia raih Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023

Berita , Video , Live February 13, 2024 3:34 am

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari yg lain

Wartawan BBC News Indonesia, Anindita Pradana Gunita dan juga serta Muhammad Irham, Sukses meraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023.

Pemenang penghargaan itu diumumkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di dalam acara Talkshow Hari Pers Nasional 2024 yg disiarkan langsung TVRI Nasional, Hari Rabu (07/02).

Digelar sejak 1974, penghargaan Adinegoro disebut sebagaimana salah-satu penghargaan bergengsi yg diberikan kepada wartawan Indonesia melalui karya-karyanya.

Adapun Adinegoro (1904-1967) ialah sosok jurnalis yg disebut sebagaimana salah-seorang perintis perkembangan #dunia jurnalistik di Indonesia. Ia serta dikenal sebagaimana sastrawan.

Anindita Pradana Gunita, Papua, BBC News Indonesia, Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Muhammad Irham, Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023, BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Selain Anindita dan juga serta Irham, terdapat enam pemenang lainnya untuk tujuh kategori. Mereka Sukses menyisihkan 27 karya unggulan berasal dari 412 karya.

Hadiah Hendak diberikan pada Hari Pers Nasional yg digelar di Jakarta pada Selasa, 20 Februari 2024.

Kisah di balik liputan kasus gagal ginjal akut

Liputan jurnalistik bertajuk “Gagal ginjal akut: anak masih mesti cuci darah, orang tua #cari keadilan”, muncul saat kasus itu menyedot perhatian luar biasa masyarakat.

Seperti diketahui, kasus gagal ginjal akut itu mengakibatkan setidaknya 204 anak-anak meninggal #dunia Karena mengonsumsi obat sirup yg tercemar.

gagal ginjal akut obat sirop
gagal ginjal akut obat sirop

Kasus ini diduga berkaitan dengan tingginya cemaran berasal dari pelarut obat sirup yg menyebabkan pembentukan kristal tajam di di dalam ginjal.

Irham mengaku liputan ini cukup pelik karena mesti mencari keluarga korban yg “mau bicara”.

Bersama videografer Anindita, Irham akhirnya Sukses menemui dua keluarga yg anaknya cacat seumur hidup dan juga serta meninggal Karena mengonsumsi obat sirop beracun.

“Waktu didatangi kondisi [anaknya] sangat miris. Siapapun yg menyaksikan itu dapat menangis di tempat,” ungkapnya. Kedua jurnalis ini pun mengaku tak kuasa menahan tangis.

Skandal Obat Sirop

Bagi Dito, kekuatan karya jurnalistik ini, selain dilatari “perhatian publik yg luas”, serta lantaran “karakter yg kuat dan juga serta ceritanya yg mengalir.”

“Kemudian dilanjutkan dengan keluarga yg lain yg serta menjadi korban. Menurutku, perpaduan topik yg kuat serta karakter yg mendukung ceritanya,” jelas jurnalis video, Dito.

Adapun Irham berujar, kekuatan liputan ini terletak pada kemampuannya untuk “memberikan gambaran yg lebih luas dan juga serta mendalam bagaimana berasal dari sisi korbannya.”

gagal ginjal akut obat sirop

Sumber #foto, Dok. Nur Asiah

Dito berharap, liputan yg diganjar penghargaan ini, dapat membantu menyuarakan suara-suara keluarga korban yg menantikan keadilan.

“Ini bagian berasal dari kerja media untuk menyuarakannya,” ujarnya.

Senada dengan Dito, Irham berharap liputan ini dapat menjadi “api penyemangat membuat keluarga korban lainnya.”

Penghargaan yg lain BBC News Indonesia

Pada 2020 lalu, Muhammad Irham diganjar hadiah dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan juga serta Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) seputar tema liputan pandemi perspektif gender.

Salah satu aktivitas berasal dari Komunitas Fajar Sikka ialah mengajar anak-anak di Maumere

Sumber #foto, BBC News Indonesia

waria di NTT

“Liputan ini meraih penghargaan karya jurnalistik pada kategori liputan Bahasa Indonesia berasal dari a Society of Publishers inside Asia (SOPA),” kata editor BBC News Indonesia, Jerome Wirawan.

Lihat dan juga serta baca:

Penghargaan kategori liputan Bahasa Indonesia ialah yg pertama kali diadakan SOPA – sebuah organisasi nirlaba yg berdedikasi di dalam mendorong kualitas jurnalisme di Asia.

Pada liputan yg memenangkan penghargaan tersebut, Muhammad Irham, turut melakukan investigasi selama dua tahun yg kemudian dituangkan di dalam bentuk artikel dan juga serta video.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari yg lain

Artikel diperkaya dari data-data yg diolah dan juga serta ditampilkan secara visual dari Aghnia Adzkia, Arvin Supriyadi, dan juga serta Davies Surya berasal dari tim Jurnalisme Visual Asia Timur BBC.

Adapun versi video diproduksi Astudestra Ajengrastri dan juga serta Lesthia Kertopati; dengan juru kamera Haryo Wirawan.

Plasma sawit
plasma sawit

Disebutkan, audit itu Hendak mencakup luas berasal dari Hak Guna Usaha perkebunan kelapa sawit, hak pengelolaan lahan, sistem produksi, sampai status berasal dari perusahaan.

Liputan ‘memburu pembenci monyet’ raih tiga penghargaan

Pada tahun yg sama, BBC News Indonesia terlibat di dalam liputan investigasi BBC selama satu tahun yg mengungkap kisah orang-orang di berbagai belahan #dunia yg mencari kepuasan dan juga serta mengeruk keuntungan berasal dari vídeo penyiksaan monyet ekor panjang.

Liputan investigasi ini Sukses meraih tiga penghargaan internasional bergengsi, salah-satunya ialah PRIX Europe 2023 di Berlin pada kategori Video Investigasi Eropa Terbaik Tahun 2023.

Astudestra Ajengrastri, BBC News Indonesia, liputan 'memburu pembenci monyet'

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Karya ini serta meraih penghargaan AIBs UK Award 2023 di London pada kategori Dokumenter Video Investigasi Terbaik.

Penghargaan lainnya diberikan dari Asosiasi Jurnalis Asing 2023 di London dengan nominasi Liputan Lingkungan Terbaik.

Investigasi ini dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk di Magelang, Jawa Tengah; dan juga serta Alabama, Amerika Serikat.

Liputan 'memburu pembenci monyet', BBC News Indonesia, Dwiki Marta

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Wartawan BBC News Indonesia, Astudestra Ajengrastri dan juga serta Dwiki Marta, turut andil di dalam peliputan tersebut.

Bagi Astudestra, reportase ini ialah salah satu yg terberat selama dirinya menjalani profesi jurnalis.

Selain prosesnya yg memakan waktu lebih berasal dari setahun, Ajeng — demikian panggilannya — dihadapkan “ribuan video yg menggambarkan penyiksaan kejam pada bayi-bayi monyet.”

Liputan 'memburu pembenci monyet', BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Lihat dan juga serta baca:

Bersama tim berasal dari BBC Eye — unit khusus untuk reportase investigasi —, liputan ini berusaha menampilkan betapa kompleksnya kasus tersebut. Mereka akhirnya Sukses mewawancarai tokoh-tokoh kunci di dalam komunitas pembenci monyet.

Liputan 'memburu pembenci monyet', BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Tim investigasi menemui orang-orang yg memesan video penyiksaan monyet dan juga serta menyebarluaskannya di Amerika Serikat.

Lalu mereka Sukses menemui pembuat video di Indonesia, sampai sosok-sosok yg disebut Ajeng “memberi harapan bahwa ‘kegilaan’ ini berakhir.” Mereka ialah ‘detektif partikelir’, para pegiat satwa, serta penegak hukum, kata Ajeng.

Liputan 'memburu pembenci monyet', BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Setelah liputan ini dirilis, tim liputan BBC diundang untuk mempresentasikan vídeo tersebut di Parlemen Inggris, Westminster Hall, London, pada awal Februari 2024.

Berkat liputan ini, pasal mengenai kekejaman terhadap hewan Hendak diatur secara tegas di dalam Rancangan Undang-Undang Keamanan Daring di Inggris.

Dokumenter ini dianggap menjadi contoh penting, bagaimana platform media sosial kerap kali lepas berasal dari tanggung jawab atas apa yg diunggah penggunanya.

Ajeng mengharapkan diskusi publik yg sama serta dapat terjadi di Indonesia. Terlebih, aturan hukum yg tegas terhadap hewan-hewan yg statusnya tak dilindungi, seperti monyet ekor Panjang, di Indonesia masih teramat Lemas, tambahnya.

Liputan 'memburu pembenci monyet', BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

dan juga, Ajeng tak kuasa menutupi rasa bahagianya saat Ia menerima sebuah kabar bagus pada awal tahun ini.

“Mini, bayi monyet yg Sukses kami selamatkan berasal dari pemilik yg menyiksanya untuk konten, telah dapat dilepasliarkan dengan kawanan monyet yg telah direhabilitasi lainnya,” ujarnya.

Karya dokumenter BBC News Indonesia dua kali masuk nominasi FFI

Selama dua tahun berturut-turut, dua karya jurnalistik BBC News Indonesia masuk nominasi Piala Citra di ajang Festival Film Indonesia (FFI).

Pada 2022, film pertama berjudul ‘Mencari Ibu’ terpilih masuk di dalam nominasi Piala Citra 2022 kategori Film Dokumenter Panjang terbaik.

Mencari ibu, adopsi anak,

Sumber #foto, HERLINA

Setahun kemudian, film kedua berjudul ‘Penantian Iwan’ Sukses masuk nominasi Piala Citra 2023 kategori Film Dokumenter Pendek terbaik.

Junalis video BBC News Indonesia, Dwiki Marta Muharram, ialah sosok di balik dua karya tersebut.

di dalam liputan berjudul ‘Mencari Ibu’, Dwiki kerja bareng dengan wartawan BBC News Indonesia, Ayomi Amindoni.

adopsi

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Film itu menceritakan soal perjuangan seorang perempuan asal Belanda berdarah Indonesia, yg mencari identitas ibu kandungnya. Perempuan itu, Widyastuti Boerma, ialah korban adopsi ilegal di Indonesia pada 1979.

Baca liputannya:

Widya bayi yg lahir berasal dari perempuan asli Indonesia, diadopsi ke Belanda lewat proses dokumen yg ilegal dari oknum di sebuah yayasan adopsi.

Widya Astuti Boerma

Sumber #foto, Dwiki Marta

Widya Astuti Boerma

Sumber #foto, Dwiki Marta

“Saya mengawali penelusuran tentang skandal adopsi di masa lalu ini dengan rasa takjub,” ungkap Ayomi.

“Bagaimana rasanya menjadi manusia dengan identitas yg tak menentu dan juga serta asal-usul yg buram? Betapa beratnya terus-menerus meragukan nama, waktu kelahiran dan juga serta nama orang tua sendiri sepanjang hidup?” lanjutnya.

Lihat video dokumenter ‘Mencari Ibu’:

Upaya pencarian yg dilakukan Ayomi, Dwiki dan juga serta Widyastuti Boerma selama dua tahun — sejak 2020 sampai 2022 — dipenuhi kepelikan.

“Lantaran semua info yg terdapat di dalam dokumen kelahiran dan juga serta adopsi Widya ternyata palsu,” Ayomi mengutarakan.

adopsi, WIDYA ASTUTI BOERMA, BBC News Indonesia

Sumber #foto, WIDYA ASTUTI BOERMA

dan juga, Widya bukanlah satu-satunya yg mengalami hal itu, puluhan berasal dari mereka yg diadopsi ke Belanda mengalami hal serupa.

Investigasi ini akhirnya Sukses menyibak tabir tentang skandal adopsi ilegal yg melibatkan sejumlah pihak.

Mereka ialah bidan, klinik bersalin, panti asuhan, agen adopsi, sampai otoritas kedua negara di masa lalu.

“Kami menelusuri pihak-pihak yg diduga terlibat di dalam skandal adopsi itu, sampai ke Belanda,” kata Ayomi.

adopsi, WIDYA ASTUTI BOERMA, BBC News Indonesia, Ayomi Amindoni, Dwiki Marta

Sumber #foto, BBC News Indonesia

di dalam investigasi selama dua bulan itu, selain ke Belanda, mereka mengunjungi Jakarta, Depok, Lampung, Yogyakarta, sampai Pasuruan.

“Rasa frustasi Widya begitu terasa dari saya dan juga serta Ayomi. Karena banyak petunjuk yg mengarah kepada identitas ibu kandung Widya, namun selalu kembali gagal karena hasil tes DNA selalu negatif,” ungkap Dwiki.

Piala Citra 2022, nominasi, film Mencari Ibu

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Nominasi FFI 2023: Cerita Iwan yg mencari ibunya

di dalam karya kedua, ‘Penantian Iwan’, Dwiki berkolaborasi dengan wartawan BBC News Indonesia, Rohmatin Bonasir.

Lihat videonya:

Film ini ialah gabungan berasal dari tiga seri liputan yg dimulai di tahun 2019 sampai 2022, lalu digabung menjadi satu video dan juga serta dikemas ulang di dalam bentuk film dokumenter.

Hana, ibu Iwan, wni, keturunan, Malaysia, Sabah, tki

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Salah satu seri liputan Iwan versi bahasa Inggris serta pernah menjadi finalis ajang penghargaan jurnalistik bergengsi di Hongkong, yaitu SOPA Awards, pada tahun 2021 lalu.

Film ini menceritakan tentang seorang pria Indonesia bernama Iwan yg tinggal di Malaysia tanpa dokumen kewarganegaraan resmi.

Iwan, Penantian Iwan, TKI, BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Iwan kecil yg sering dirundung dari bapak kandungnya lalu kabur dan juga serta tidak pernah bertemu lagi dengan keluarga kandungnya selama lebih berasal dari 15 tahun.

Iwan akhirnya bertemu dengan ibu kandung dan juga serta keluarga besar lainnya, karena keluarga kandung Iwan melihat kabar yg tayang di platform BBC News Indonesia.

“Berbeda berasal dari Widya, pria yg bernama Iwan ini akhirnya bertemu dengan sang ibu kandung,” ungkap Dwiki.

Iwan, Penantian Iwan, TKI, BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Baca serta:

Menurut Dwiki, faktor kesulitan di balik karya ini ialah pada proses editingnya.

“Saya mesti menyatukan tiga cerita (paket liputan di tahun 2019, 2020 dan juga serta 2022),” Dwiki bercerita.

Iwan, Penantian Iwan, TKI, BBC News Indonesia

Sumber #foto, BBC News Indonesia

Namun di sisi yg lain, liputan ini disebutnya “dipenuhi banyak berkah dan juga serta kemudahan yg diberikan Tuhan kepada Iwan dan juga serta keluarganya.”

Iwan akhirnya dapat bertemu ibunya. “Sehingga kami cuma tinggal mendokumentasikannya saja untuk menjadi sebuah dokumenter.”

Penghargaan yg lain yg diraih wartawan BBC News Indonesia

di dalam rentang sembilan tahun ke belakang, terdapat sejumlah penghargaan lainnya yg diberikan kepada wartawan BBC News Indonesia:

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: